Jakarta (9/3). Situasi geopolitik yang terjadi antara Ukraina dan Rusia masih menjadi perhatian utama para pelaku pasar. Kedua negara itu masih bersitegang setelah sempat mereda beberapa hari lalu. Ketidakpastian ini berdampak pada bursa efek secara global.

Rusia telah mengumpulkan pasukan tambahan di perbatasan Ukraina dan peringatan baru dari Presiden Amerika Serikat, Joe Biden tentang invasi Rusia yang akan segera terjadi. Menurutnya, kemungkinan invasi ke Ukraina oleh Rusia masih sangat tinggi.

Sementara itu, obligasi pemerintah AS (US Treasury) naik di tengah nada risk-off yang dirasakan dengan imbal hasil obligasi bertenor 10-tahun turun enam bp menjadi 1,96 persen. Sementara itu, klaim pengangguran AS awal mingguan tercatat di level 248.000, secara tak terduga naik dari pekan sebelumnya di 225.000.

Pasar saham global pada perdagangan kemarin mayoritas ditutup melemah, yang kemudian bursa regional Asia juga dibuka melemah pada perdagangan hari ini, Jumat, 18 Februari 2022.

Namun, pasar modal Indonesia masih menunjukkan sikap resiliansinya atas kondisi global saat ini. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik 0,80 persen menuju level 6.889,69 pada sesi pertama akhir pekan Februari lalu.

Melansir investing.com, imbal hasil obligasi negara Indonesia berada pada level 6,6%. Kendati lebih tinggi dibandingkan dengan yield obligasi AS, imbal hasil obligasi pemerintah Indonesia diperkirakan akan kembali naik didorong oleh kenaikan tingkat suku bunga the Fed.

Mempertimbangkan berbagai pertimbangan di atas, Reksa Dana Pendapatan Tetap dinilai dapat menjadi pilihan tepat saat ini. Apalagi imbal hasil obligasi negara Indonesia berpeluang kembali naik menjadi kisaran 6,7-6,8 persen.

Reksa Dana Pendapatan Tetap berisikan instumen investasi seperti obligasi dan surat utang dengan tingkat risiko menengah atau moderat. Investasi ini bisa digunakan untuk tujuan jangka watu 1–2 tahun.

Berikut adalah empat produk Reksa Dana Pendapatan Tetap dengan kinerja terbaik pada platform marketplace reksa dana Mirae Asset:

1. Sucorinvest Stable Fund: +1,69% (3 bulan); +3,64% (6 bulan); +8,48% (1 tahun)

2. I Hajj Syariah Fund: +1,95% (3 bulan); +3,65% (6 bulan); +7,06% (1 tahun)

3. Maybank Dana Pasti 2: +1,54% (3 bulan); +2,85% (6 bulan); +6,51% (1 tahun)

4. Sucorinvest Bond Fund: +1,06 (3 bulan); +3,52% (6 bulan); +6,45% (1 tahun)

(Tiya Inggriyani/LINES)

Sumber: Laman hotstock.id/ Mirae Asset

Leave a Reply

Your email address will not be published.