Pengertian Streaming?

Streaming adalah teknologi pengiriman data, video, atau audio melalui jaringan internet dalam bentuk kompresi untuk ditampilkan oleh suatu pengguna secara realtime. Pengguna membutuhkan aplikasi khusus untuk mendekompresi dan mengirimkan data berupa video ke tampilan layar monitor dan audio ke speaker.

Intinya adalah membagikan data encoding, lalu mengirimkan melalui jaringan internet. Ketika data itu sampai pada user maka akan dilakukan decoding dan pembacaan data.

Jenis-jenis Streaming

Setelah kalian mengetahui pengertian streaming, kalian juga harus mengetahui jenis-jenisnya. Berikut beberapa jenis streaming.

1. Prerecord Streaming

Jenis streaming yang ini dilakukan dengan merekam video atau konten yang akan disiarkan terlebih dahulu, lalu menyimpan data tersebut ke dalam media online maupun media fisik seperti hardisk, flasdisk dan lainnya. Setelah itu, host dapat melakukan akses pada konten tersebut jika akses diberikan secara bebas oleh pemilik konten.

Seperti misalnya YouTube. Platform yang satu ini menempatkan jutaan video milik pengguna ke server sebelum memutarkannya ke pengguna lain. YouTube merupakan salah satu prerecord streaming terpopuler. Selain itu, ada beberapa layanan prerecord streaming selain YouTube seperti Tiktok, Dailymotion, Metacafe dan lainnya.

2. Live Streaming

Live streaming adalah konten video yang direkam dan disiarkan secara bersamaan secara real-time. Saat ini, istilah live streaming menjadi semakin popular. Banyak platform sosial media yang menyediakan fitur live streaming. Pada tahun 2015 dan 2016 platform sosial media seperti Twitter, Facebook dan Instagram merilis fitur live streaming. 

Live streaming biasanya lebih mengundang interaksi penonton dibandingkan dengan prerecord. Sebab, dalam waktu bersamaan, penonton dapat berinteraksi secara langsung dengan berkomentar dan beraksi selama video berlangsung.

Kenapa Saat Ini Live Streaming Kian Populer?

Live Streaming merupakan salah satu strategi marketing bagi bisnis, terutama generasi milenial yang sangat akrab dengan internet. Jenis content marketing yang satu ini perlu dilakukan, sebab, dapat memberikan informasi ke audiens dalam bentuk webinar maupun tanya jawab. Dengan begitu, bisnis yang sedang dipromosikan akan mendapat angagement lebih baik dengan pelanggan.

Kegunaan Live Streaming

1. Membangun Brand Awereness

Tidak bisa dipungkiri bahwa live streaming tidak hanya menjangkau audiens baru, namun juga dapat menarik perhatian followers setia Anda. Berdasarkan studi di Amerika mengatakan konsumen usia 8-64 tahun merasa bahwa live streaming menjadikannya update.

Saat ini, live streaming menjadi populer dan paling banyak dicari orang, dibandingkan dengan blog atau bahkan video on demand (VOD). Dinukil dari Livestream.com, 80 persen orang senang melihat live streaming daripada membaca blog.

2. Membangun Engagement dan brand personality

Berbeda dengan prerecord, video langsung biasanya tak sempurna, namun terlihat original dan apa adanya. Dengan begitu, audiens menganggap brand tersebut asli.

Live streaming juga dinilai dapat meningkatkan angegement dan mengundang interaksi langsung dengan audiens saat sesi tanya jawab. Dan audiens langsung menerima jawaban tanpa harus menunggu.

3. Menunjukkan Konten yang Segar

Meski dengan live streaming terlihat banyak kesalahan, tapi Anda memberikan konten yang segar dan real. Selain itu, dengan live streaming memberikan kesan baru bagi audiens.

Dengan mengetahui pengertian, jenis dan kegunaan streaming bagi bisnis Anda. Dengan begitu, Anda tahu mengapa perlu melakukannya. Saat ini, banyak penyedia jasa live streaming maupun jasa editing video berupa video company profile untuk meningkatkan angegement audiens.

Leave a Reply

Your email address will not be published.