Bekasi – Universitas Islam 45 (Unisma) Bekasi mengadakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kelurahan Jatimulya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Kegiatan tersebut diadakan secara daring maupun luring, pada Selasa (07/09/21).

Salah satu mahasiswa Unisma, Abidin Nurfaizi merupakan salah satu pelopor acara ini. Adapun tema acara ini adalah “Pelatihan Citizen Journalism” dan “Sosialisasi Protokol Kesehatan dan Dampak Covid–19”.

“Hal ini ditujukan untuk warga Jatimulya yang ingin belajar bagaimana menjadi jurnalis warga,” ujar Abidin.

Kegiatan pelatihan Citizen Journalism menghadirkan redaktur dari salah satu portal media Archipelago Insider, Fachrizal Wicaksono.

“Ketika melihat sesuatu peristiwa warga dapat membuat berita dan merekam kejadian perkara dan membagikannya dengan benar dan sesuai kaidah jurnalistik,” ujar Fachrizal.

Dalam paparannya, para peserta diajarkan menulis berita dengan menggunakan teknik piramida terbalik. “Ini merupakan bagian penting dalam penulisan berita,” terang Fachrizal.

Salah satu peserta, Rian mengatakan, adanya pelatihan Citizen Journalism sangat penting, untuk menjadi jurnalis professional dan memberitakannya.

“Menurut saya pelatihan seperti ini sangat penting dan bagus dan dapat memberikan wawasan baru. Kami dapat mengerti, cara menulis berita sehingga dapat memberikan informasi secara tepat dan akurat. Selain itu,  kita sebagai warga bisa turut serta membantu memberikan informasi kepada warga,” ujar Rian.

Selain kegiatan menulis berita, salah satu mahasiswa Unisma, Abidin juga mengadakan Sosialisasi Protokol Kesehatan dan Dampak Covid -19.

“Sosialisasi diberikan untuk mengedukasi cara mencuci tangan yang baik dan benar sesuai standar WHO. Tak hanya itu, kami memberikan edukasi mengenai bagaimana dampaknya jika tidak mencuci tangan dengan benar kepada anak-anak di RT 05 Kelurahan Jatimulya Kabupaten Bekasi  melalui media gambar maupun video,” ujar Abidin, Kamis (02/09/21).

Salah satu mahasiswa Unisma, Abidin Nurfaizi sedang foto bersama dengan anak-anak warga RT 05 Kelurahan Jatimulya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, pada Kamis (2/9/2021).

Sesuai dengan protokol Kesehatan, penyuluhan dilakukan dengan membatasi anak – anak dengan jumlah maksimal 10 orang. Kegiatan tersebut dilakukan selama 3 hari bergantian dengan yang lain. Kegiatan ini dimulai dengan menjelaskan dampak dari tidak menjaga protokol kesehatan dan dilanjutkan mempraktekan mencuci tangan dengan standar WHO.

“Memberikan edukasi mengenai virus covid – 19 terhadap anak – anak tidak mudah. Hal ini dikarenakan mereka masih tahap ingin bermain dan kurang konsentrasi. Tetapi selain dengan adanya penyuluhan setiap materi diadakan permainan yang menarik, sehingga anak – anak bisa tetap merasa nyaman dan senang,” jelas Abidin.

Ketika ditanya kepada orang tuanya tentang kegiatan tersebut, mereka sangat antusias terhadap edukasi covid – 19 ini.

“Ya, kami para orang tua senang dengan adanya edukasi ini, karena anak – anak menjadi paham bahaya dari covid. Apalagi, saat ini Covid – 19 masih berdampingan dengan kehidupan kita sehari – hari. Terkadang, anak – anak itu sulit untuk diberi arahan mencuci tangan. Mudah – mudahan dengan adanya sosialisasi ini, anak – anak paham tentang bahaya dari covid – 19,” ungkap salah satu orang tua murid, Hasanudin.

Diharapkan, dengan adanya kegiatan KKN ini dapat memberikan manfaat terhadap masyarakat, khususnya untuk masyarakat RT 05, Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten. Bekasi.

Penulis: Abidin Nurfaizi

Leave a Reply

Your email address will not be published.