MANCHESTER (25/5). Jelang final Liga Champions, manajer Manchester City, Josep Guardiola justru memuji permainan Chelsea pada Minggu 30 Mei 2021. Dia berpendapat, Chelsea bermain sangat impresif dan mungkin akan susah untuk dibendung oleh para pemain Man City.

Pelatih berusia 50 tahun itu menilai permainan The Blue’s mengalami peningkatan yang baik sejak ditangani pelatih Thomas Thucel. Menurutnya, mantan pelatih PSG itu mampu memberikan yang terbaik pada timnya, selain itu pola permainan yang Thucel berikan akan sangat menyulitkan tim lawan.

Menjelang final Liga Champions, mantan pelatih Barcelona itu menilai tim asal London menjadi tim yang disegani. Sebab permainan Cristian Pulisic dan kolega begitu rapi dan disiplin sehingga sulit bagi tim yang menghadapinya sulit untuk merebut bola termasuk Man City.

Guardiola sudah dua kali merasakan kehebatan anak asuh Thucel. Yang menarik dari dua laga tersebut adalah The Citizen selalu kalah. Tepatnya Manchester City tunduk 0-1 dari Chelsea saat berlaga di Piala FA dan kalah 1-2 pada ajang Liga Inggris 2020-2021.

Dengan begitu, wajar bila Guardiola sedikit merasa cemas. Tetapi pelatih berkepala plontos itu mengaku tengah menyiapkan strategi untuk mengalahkan Chelsea di ajang final Liga Champions.

Menjelang final Liga Champions para pemain Man City tengah berlatih keras untuk bisa menguasai bola dengan baik. Guardiola berharap timnya dapat menguasai permainan dan Chelsea sedikit mungkin menguasi bola saat final Liga Champions yang akan berlangsung di Sirkuit Drogao, Portugal.

Dinukil dari Football London, mantan pemain Spanyol itu menyebut bahwa ketika The Blue’s memegang bola, akan sangat sulit untuk merebutnya sebab antar pemain begitu dekat. “Para pemain gelandang mereka bergerak sempurna satu sama lain di saat bersamaan,” ucap Guardiola, Selasa (25/5/21).

Selain itu, Guardiola juga mengatakan Chelsea mampu membuat lapangan seolah begitu lebar karena wingback mereka dapat bergerak ke dalam (pertahanan The Citizen) karena pergerakan Werner. “Mereka benar-benar sulit untuk ditaklukkan karena bergerak begitu sempurna dengan bergabungnya Cristian Pulisic dan Mason Mount,” ujar mantan pelatih Barca itu.

Lebih lanjut, ia menambahkan The Blue’s bermain tidak sekedar memberikan umpan saja, tetapi mereka bergerak begitu apik. Guardiola melihat permainannya saat Chelsea menghadapi Aston Villa pada laga pamungkas Liga Inggris 2020-2021. Meskipun mereka kalah namun permainannya sangat baik.

“Kendati begitu, kami menghadapi mereka dengan mengetahui apa yang harus kami lakukan agar bisa mengalahkan mereka. Jadi, saat ini kami hanya fokus memikirkan apa yang harus kami perbuat,” tutup Guardiola.

Leave a Reply

Your email address will not be published.