Catalan (22/5). Keluarga menangis ketika mendengar Lionel Messi ingin meninggalkan Barcelona untuk bermain di luar negeri. Tindakan tersebut tak pernah terjadi sebab pemain bernomer 10 itu memilih untuk tidak melaporkan klub ke pengadilan menyusul perdebatan profil tinggi. Dirinya merasa kontraknya sudah habis dan berhak hengkang secara gratis meski hal tersebut menjadi perdebatan di Barcelona.

Pemain asal Argentina itu bisa meninggalkan Barcelona pada Januari lalu secara gratis, tetapi ia belum membuat keputusan akhir tentang karirnya ke depan. Meski ia berniat untuk pergi, namun berat baginya untuk bisa hengkang dari klub yang merekrutnya saat berusia 12 tahun.

Saat itu, ia memutuskan untuk tinggal di Spanyol bersama ayahnya ketimbang kembali ke Argentina. Meski pilihannya menjadikan keluarganya berantakan, tetapi mampu mengubah hidupnya.

Ketidakpastian seputar masa depannya menjadi fokus tajam minggu ini ketika Messi memimpin Barcelona ke pertandingan babak 16 besar Liga Champions melawan Paris St-Germain, klub yang menginginkannya di musim panas dan yang minatnya tidak berkurang.

Tekanan diberikan kepada Messi oleh PSG

Menjelang pertandingan Barcelona vs PSG di babak 16 besar Liga Champions, tim Catalan telah menerima pesan konstan dari Prancis tentang masa depan Messi. Seperti halnya majalah France Football yang menerbitkan gambar mockup Messi yang memakai seragam PSG.

Pihak Barca menuduh PSG kurang responsif, klub Prancis itu menilai Barcelona klub yang agak kaya mengingat pengejaran mereka terhadap pemain seperti Marco Verratti, Angel di Maria, Marquinhos dan terutama kembalinya Neymar ke Barcelona yang sangat diminati. Potensi pergerakan pun juga sering menjadi bahan diskusi oleh para pemain secara terbuka bahkan direktur Barca sendiri.

Menurutnya, Messi juga termasuk agen bebas sehingga berhak untuk pindah. Neymar, rekan kerja saat di Barcelona mengatakan yang paling diinginkannya adalah bermain di lapangan bersamanya (Messi) lagi. “Dia bisa bermain di tempat saya. Dia tidak akan mendapat masalah, saya yakin. Saya ingin bermain dengannya lagi dan saya yakin, musim depan, kami harus melakukannya,” ujar Neymar.

Di Maria, Verratti, dan Leandro Paredes, direktur olahraga PSG, menyebut akan berusaha mendapatkannya jika Messi masuk pasar. Yang membuat Messi tak kunjung memberikan keputusannya adalah banyak orang yang menekan dirinya untuk terburu-buru mengambil keputusan termasuk mereka yang dia anggap sebagai teman.

Faktor lain yang membuat rumit ialah Neymar yang tampaknya setuju untuk tinggal di Prancis. Selain itu, Kylian Mbappe pun kini tengah berubah pikiran untuk hengkang dari PSG dan ia akan menegosiasikan kontraknya musim panas ini jika mau melakukannya.

Kontraknya bersama PSG akan berakhir pada Juni 2022 dan klub asal Prancis itu telah mengindikasikan bahwa Mbappe akan mendapat gaji hampir sama dengan Neymar yaitu sebesar 37 juta euro bersih. Hal tersebut adalah sesuatu yang tidak dapat ditawarkan oleh Real Madrid kecuali kontrak imajinatif diberlakukan.

Langkah yang akan diambil Mbappe ke depan tidak ada yang dapat menjamin. Jadi, bagaimana dengan Messi? Karena apabila terdapat satu hal yang sama sekali tidak dipercayai oleh siapapun, maka terdapat kesempatan untuk ketiga pemain itu bermain di PSG.

Leave a Reply

Your email address will not be published.